Senin, 30 Agustus 2010

Tentang Mimpi

Mungkin terdengar sangat konyol jika aku mengatakannya. Tapi ini hanya sebuah mimpi seorang yang tak berharga seperti aku. Mimpi yang membuatku berani melihat masa depan.

Mimpi ini menceritakan tentang hujan, terminal, jagung bakar, dan kembang api. Cerita cerita itu adalah hal terindah yang akan aku jaga dalam memory hatiku ini.

Jujur, aku ingin sekali dia menepati janjinya. Dia pernah berjanji satu hal yang selalu kunanti. Suatu saat dia kan meminangku dan dia berharap aku percaya bahwa aku adalah jodoh yang dikirimkan Allah padanya.
Sebenarnya ini salah dan harusnya tidak dilakukan sebelum menikah. Tapi aku sangat bahagia karena dia adalah satu satunya pria yang selalu mencium keningku (maafkan hamba Ya Allah). Meskipun aku memakai krudung dan dia kesulitan, dia tetap memilih mencium keningku. Saat keningku diciumnya, kuharap dia adalah makhluk Allah yang ikut andil dalam penciptaanku. Karna mimpiku, aku tercipta dari tulang rusuknya. Amin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar