Minggu, 29 Agustus 2010

Firasat

Aku begitu sempurna dimatanya, di hidupnya, di hatinya, di setiap hembus nafasnya. Tak ada satupun kekuranganku yang dia lihat. Aku sadar, aku bukan manusia sebaik dan sesempurna Rasul saw. Tapi tidak untuknya.
Sungguh sangat bersyukur aku memilikinya.

tapi jika suatu saat aku meninggalkannya untuk selamanya. Selama-lamanya. Apakah dia akan memaafkanku?? Jika aku tak bisa melawan takdir Allah dan aku harus kembali padaNya?

Aku tidak sanggup Ya Allah meninggalkannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar