Jumat, 23 April 2010

Benarkah

Mungkin ini hanya rasa jenuh karena cintaku yang kandas dengan dia. Tapi mungkin juga ini adalah ketidakwajaran yang terjadi antara bayu (adik angkatku) dengan aku.

Dari aku kecil, aku merasa aneh atas sikap yang bayu tunjukan. Pernah waktu aku masih duduk di kelas 3 SD, Bayu mencium pipiku. Tapi bukan ciuman seorang adik ke kakaknya, melainkan lebih. Aku tak tahu atas apa yang aku pikirkan. Karena saat itu aku masih sangat tidak tahu apa apa tentang apa itu cinta dan semacamnya.

Dan sampai saat ini, aku masih belum mengetahui...bagaimana perasaan bayu yang sebenarnya. Entah itu hanya bayang bayang belaka, atau cinta yang terlarang.

Ternyata

Keganjilan mulai datang.

Sebelum bapak menikahi mama, dia berjanji dengan segala janji yang sangat manis dan indah. Ya Allah..aku tak menyangka, pria yang menjadi bapak angkatku adalah seorang yang sangat tidak mengenal agama. Dia sering berjudi, mabok mabokan, membuat mama menangis, menghabiskan uang hasil jerih payah mama. Apa tidak cukup Ya Allah penderitaan mama selama ini. Kenapa cobaanmu sangat pelik Ya Rabb.

aku masih ingat saat mama menangis karena bapak melayangkan kata perceraian. Astaghfirullah..betapa sakitnya hatiku saat itu. Walaupun aq masih duduk di kelas 3 SD, tapi aku bisa merasakan pedih yang mama alami.

hal itu berlangsung hingga bapakku menjabat sebagai anggota dewan. Sampai aku kelas 2 SMA.

Derita Mama

Aku masih sangat kecil. 14 bulan aku baru menghirup udara duniawi. Saat itu bulan ramadhan. Tepatnya bulan februari tahun 95.

Hujan lebat mengguyur bumi diselingi dengan angin yang bertiup kencang. Aku, mama, dan bapak sedang tidur. Tak lama bapak bangun (02.30) karena ada pesanan daging sapi yang harus diantar. Sebelum beliau pergi tak lupa beliau memeluk mama dan mencium keningnya, setelah itu baru dia kecup keningku yg masih sangat kecil.
Mama melepas keberangkatan bapak dengan hati yang risau. Tak lama bapak pun pergi.
Saat dalam perjalanan hujan semakin lebat dan jalanan pun licin. Aku tak tahu bagaimana persisnya kejadian itu, tapi saat d ajibarang mobil yang ditumpangi bapak oleng dan kecelakaan itu terjadi.
Mama yang tahu merasa hidupnya tak berguna lagi. Sempat mamaku seperti orang yang jiwanya terganggu. Saat itu aku dirawat oleh mbahku dan budeku.

setelah beberapa tahun, mama sadar, dia masih mempunyai aku. Setidaknya dia memiliki harapan untuk hidup dariku. Walaupun mamaku galak, posesif, tapi aku tahu, dia sangaaat takut harus kehilangan aku. Aku sadar mama sangat mencintaiku melebihi apapun.

7 tahun mama menjanda. Dalam kepahitan hidupnya yang selalu mendapatkan fitnah dari orang orang. Akhirnya dia bertemu dengan bapak baruku sekarang. Mama bercerita padaku, dia adalah malaikat yang diturunkan Allah untuk menjagaku. Dia ditemani oleh malaikat kecil yang bernama Bayu (adikku dari bapak), begitu yang mama bilang. Mama terlihat sangat bahagia. Sungguh aku sangat bahagia melihat senyum indah mama.

Trimakasih Ya Allah, kau telah mengirimkan pengganti bapak. Meskipun bagiku, bapakku yang terbaik adalah beliau yang telah tiada.

Rabu, 21 April 2010

Catatan Pertama

Catatan ini adalah awal aku memulai menulis di blog yang aku buat. Mungkin aku ngga sepandai raditya dika atau pun penulis penulis tersohor lainnya. Tapi setidaknya disini, apa yang tidak bisa aku ungkapkan pada siapapun dan hanya Allah yang tahu, akan kutuangkan sepenuhnya pada blog amatiran ini.

Dan saat ini hal yang paling spektakuler di pikiranku adalah, aku pengen buad 3 cowo (kakak adik) jatuh cinta sama aku seumur hidup mereka. Amin